Kabid Linjamsos Dinsos Prop. Sumbar Irwan Basir Dt. Rajo Alam, SH, MM memaparkan tupoksi Tagana ditengah-tengah masyarakat. @rie Sutan Malin Mudo


Padang Pariaman, Kupaspost.com - Kadinsos Sumatera Barat Jumadi didampingi Kabid Linjamsos Irwan Basir Dt, Rajo Alam, SH, MM beserta Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi-Audy Joinaldy memberikan pengarahan petugas perlindungan sosial dalam rangka Bakti Sosial tahun 2021, bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat di Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (16/6/2021).

Dukungan moral dan pemberian motivasi serta pembinaan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dalam rangka kegiatan bakti sosial (Baksos) Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Bidang Linjamsos, Dinsos Sumbar yang diikuti perwakilan TAGANA se-Sumbar.

Dalam kegiatan tersebut, Tagana Sumbar turut berpartisipasi membersihkan dan membuka akses jalan menuju Air Terjun Ngungun di Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Disampaiakan Kabid Linjamsos Irwan Basir Dt. Rajo Alam, semoga Aia Tajun Ngungun lebih dikenal dan menjadi salah satu tujuan wisata yang menjanjikan, dan berdampak positif bagi warga masyarakat di sekitarnya.

Namun kegiatan itu tidak boleh terputus selama Bakti Sosial saja. Harus ada koordinasi dengan Dinas Pariwisata Padang Pariaman untuk mengembangkan destinasi tersebut menjadi layak, mungkin dengan melengkapi sarana dan prasarana.

" Selain manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat, Irwan Basir menilai Bakti Sosial ini juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk meningkatkan kemampuan TAGANA dalam hal mitigasi kebencanaan," paparnya.

Dalam kesempatan ini, juga dilaksanakan kegiatan apel siaga kendaraan operasional kebencanaan dan penyerahan secara simbolis barang persediaan logistik Kemensos RI kepada Dinas Sosial Kabupaten Kota se Sumatera Barat.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan, ini bukti bahwa Dinas Sosial bekerja bukan hanya memberikan bantuan tetapi juga dapat menggerakan perekonomian masyarakat melalui pembukaan jalan ke destinasi wisata baru, kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi dalam sambutannya.

Ditambahkan Gubernur, perekonomian yang bergerak akibat adanya akses jalan ke destinasi wisata baru itu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Mereka yang sebelumnya tidak memiliki pendapatan, bisa membuka usaha baru seperti menjual atau menjadi pemandu.

" UMKM baru bisa berdiri dan mendorong roda perekonomian daerah sekitar, sehingga masalah-masalah kerawanan sosial dapat teratasi," paparnya.

Tanpa campur tangan Dinas Pariwisata yang memiliki kewenangan untuk mengembangkan destinasi Air Terjun Ngungun yang telah dibukakan akses jalan itu bisa dilupakan kembali sehingga efek positif yang diharapkan tidak tercapai, ungkap Mahyeldi lagi.

“Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) memang tidak bisa berdiri sendiri dalam melaksanakan semua program, karena itu harus bersinergi dengan OPD lain agar tercapai secara maksimal,” terang Gubernur.

Ia mengatakan TAGANA yang memiliki kemampuan dan kualitas yang sangat dibutuhkan karena Sumbar adalah daerah yang memiliki potensi bencana cukup tinggi.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Sumbar, Jumadi mengatakan kegiatan itu diikuti oleh 80 orang TAGANA dari kabupaten dan kota di Sumbar.

“Bakti Sosial ini dalam rangka kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, pengurangan risiko bencana dalam program perlindungan dan jaminan sosial dengan melakukan kegiatan Pengerahan Petugas Perlindungan Sosial".

Ia menyebut dalam kegiatan itu ada beberapa agenda kegiatan yang dilakukan di antaranya gotongroyong membersihkan dan membuka jalan ke Ngungun Korong Lubuak Aua Nagari Anduriang Padang Pariaman mulai dari jalan masuk hingga ke lokasi ditambah dengan pemasangan rambu dan pemasangan beronjong di sungai yang tergerus.

Kemudian sosialisasi kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di empat sekolah melalui kegiatan TAGANA Masuk Sekolah. 

Kegiatan itu memberikan pencerahan dan pembekalan dalam rangka memantapkan kapasitas SDM kebencanaan melalui materi kajian agama, peran kearifan lokal dan optimalisasi pemanfaatan alat komunikasi dalam rangka kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Kemudian pertolongan pertama darurat, simulasi pemasangan dan cara memasak makanan siap saji.

Kegitan baksos tersebut turut dihadiri oleh Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Iskandar, S.Pd, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Andra Rizki, S.Sos, Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial Keluarga Nanan Suryana, S.Sos dan Dinsos Sumbar serta Kepala UPTD Lingkungan Dinsos Sumbar, Kepala Dinas Sosial dari 19 Kabupaten/ Kota se-Sumbar.(Hr1)

 
Top