Padang-kupaspost.com-
Kereta api terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Sumatera Barat, tidak hanya sebagai moda transportasi yang terjangkau, tetapi juga sebagai penghubung antarkawasan yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Melalui layanan KA Lembah Anai, KA Pariaman Ekspres, dan KA Minangkabau Ekspres, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan transformasi layanan transportasi yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.


Di antara ketiga layanan tersebut, KA Lembah Anai memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat pada koridor Padang–Kayutanam. Dengan enam perjalanan setiap hari, layanan ini memberikan alternatif transportasi yang terjangkau sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam Sumatera Barat yang asri.


Beroperasi pada rute Padang–Kayutanam, KA Lembah Anai menghubungkan sejumlah kawasan yang menjadi bagian dari aktivitas masyarakat sehari-hari. Kehadirannya memberikan pilihan perjalanan bagi masyarakat untuk bekerja, bersekolah, beraktivitas, maupun mengunjungi berbagai destinasi di sepanjang jalur yang dilayani.


Transformasi layanan ini tercermin dari pertumbuhan volume penumpang. Berdasarkan data Januari–September, KA Lembah Anai melayani 261.954 pelanggan pada 2026, meningkat dibandingkan 73.897 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025. Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya pemanfaatan layanan KA Lembah Anai dalam mendukung mobilitas masyarakat. Namun, perbandingan ini perlu dilihat dengan mempertimbangkan perubahan pola layanan dan cakupan rute yang berlaku pada 2026.


“Kereta api harus semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Bukan hanya mengantarkan pelanggan dari satu stasiun ke stasiun lainnya, tetapi juga membuka akses, mempermudah mobilitas, dan memberikan nilai tambah bagi wilayah yang dilalui. KA Lembah Anai menjadi salah satu wujud transformasi layanan yang dapat dirasakan masyarakat, dengan menghadirkan transportasi yang terjangkau sekaligus mendukung potensi pariwisata daerah,” ujar Reza.


Selain KA Lembah Anai, KAI Divre II Sumatera Barat juga terus mengoptimalkan KA Pariaman Ekspres sebagai pilihan transportasi masyarakat dan wisatawan menuju kawasan pesisir, khususnya Kota Pariaman. Dengan 10 perjalanan setiap hari pada rute Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras, KA Pariaman Ekspres menawarkan tarif terjangkau sebesar Rp5.000. Layanan ini menjadi alternatif perjalanan menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah dan berbagai destinasi lainnya di Pariaman.


Pada Januari–September 2026, KA Pariaman Ekspres melayani 1.281.766 pelanggan, meningkat dibandingkan 1.215.676 pelanggan pada periode yang sama tahun 2025. Pertumbuhan ini memperlihatkan peran penting kereta api dalam menunjang perjalanan masyarakat sekaligus mendukung pergerakan wisatawan yang berpotensi memberikan dampak positif bagi pelaku usaha lokal, mulai dari sektor kuliner, perdagangan, hingga jasa pariwisata.


Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres memperkuat konektivitas Kota Padang dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Dengan 12 perjalanan setiap hari dan tarif perjalanan menuju bandara sebesar Rp10.000, layanan ini menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat yang membutuhkan akses menuju dan dari bandara.


Sepanjang Januari–September 2026, KA Minangkabau Ekspres melayani 245.899 pelanggan, meningkat dari 203.829 pelanggan pada periode yang sama tahun sebelumnya. Selain menunjang perjalanan udara, layanan ini juga mendukung mobilitas pelajar melalui program tiket rombongan edukatif yang memberikan kesempatan untuk mengenal transportasi publik dan perkeretaapian secara langsung.


Pertumbuhan ini menegaskan peran kereta api dalam sistem transportasi Sumatera Barat, terutama dalam menyediakan pilihan perjalanan yang terjangkau dan menghubungkan masyarakat dengan pusat aktivitas, kawasan wisata, serta simpul transportasi lainnya.


Konektivitas yang semakin baik diharapkan turut mendorong pergerakan ekonomi lokal. Kemudahan akses menuju destinasi wisata dapat membuka peluang bagi pelaku usaha di sekitar stasiun dan kawasan yang dilalui kereta api. Di sisi lain, keterhubungan dengan bandara dan pusat kegiatan masyarakat memperkuat peran kereta api sebagai bagian dari ekosistem transportasi yang saling terintegrasi.


KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berupaya menjaga keselamatan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mengoptimalkan peran kereta api sebagai transportasi publik yang andal dan berkelanjutan.


“Harapan kami, kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Ketika mobilitas semakin mudah dan akses menuju pusat kegiatan maupun destinasi wisata semakin terbuka, manfaatnya tidak hanya dirasakan pelanggan, tetapi juga masyarakat dan perekonomian daerah,” tutup Reza.


Melalui semangat transformasi dan pelayanan berkelanjutan, KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan layanan kereta api yang semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, memperkuat konektivitas wilayah, serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Sumatera Barat.


Salam

Reza Shahab

Humas KAI Divre II Sumbar


(***)

 
Top