Gabungan Aliansi Masyarakat Peduli Sumbar (AMPS) melakukan aksi demo ke kantor Gubernur Sumbar dan melakukan penanda tanganan petisi, Kamis (4/2/2021). Sutan Malin Mudo



Sumbar, Kupaspost.com- Tinggal menghitung hari saja masa jabatan Gubernur Sumbar berakhir. Namun, sebuah kado manis namun tak mengenakan merasuk ke rumah bagonjong Sudirman, Kamis (4/1/2021). 

Gabungan para pendemo yang mengatas namakan Aliansi Masyarkat Sumbar Peduli, diantaranya; Aliansi Masyarakat Peduli Sumbar (AMPS), Aliansi Mahasiswa Sumbar (AMS), Aliansi Pekerja Sumbar (APS).

Selanjutnya, Aliansi Pengamen Jalanan Sumbar (APJS), Aliansi Pedagang Kakilima Sumbar (APKS), Aliansi Media Sumbar (AMS), Aliansi Kemanusiaan Sumbar (AKS) dan Aliansi Masyarakat Bawah Sumbar (AMBS).

Saat aksinya, Koordinator AMPS Reza Pahlevi mengatakan, sangat menyayangkan dan kecewa kedatangan mereka yang semula yang telah discedule kan tersebut bertemu langsung dengan Irwan Prayitno Gubernur Sumbar. Namun, sayang kekecewaan para Aliansi dengan tidak hadirnya orang nomor satu di Sumbar tersebut.

Dalam aksinya, AMPS menunutut dan mempertanyakan kinerja IP selaku Gubernur Sumbar selama menjabat tidak berbuat apa-apa untuk Sumbar. Kemudian, mempertanyakan dan menuntut adanya terindikasi menyalah gunakan anggaran negara.

" Dengan tidak hadirnya IP diruangan ini, yang semula sudah dijadwalkan. Maka, secara tegas kami tidak bisa lanjutkan mediasi diruangan ini. Kami maunya langsung dengan IP," tegas Reza Pahlevi selaku koordinator aksi.

Masih kata Reza Pahlevi, kami meminta kepada pihak pihak terkait mengusut tuntas adanya indikasi penyalahgunaan anggaran tersebut. Terakhir, kami menilai kinerja IP selaku Gubernur Sumbar selama dua periode atau 10 tahun adalah 0+0= 0, pungkasnya.

" pernyataan ini kami ajukan agar Sumbar bersih dan bebas dari Korupsi," pinta Reza Pahlevi.

Terakhir, para aksi demonstran melakukan penanda tanganan petisi dan mosi kurang puas atas kinerja Gubernur selama 10 tahun di spanduk  sebagai bentuk kekecewaan dan penegasan. (Hr1)

 
Top