Tapanuli Tengah-kupaspost.com-
Deru sepatu lars dan semangat gotong royong menggantikan riuh suara belajar di SDN No. 152981 Tukka 1B, Jalan Humala Tambunan. Sekolah yang sempat lumpuh akibat bencana kini kembali menggeliat, berkat kehadiran prajurit TNI Angkatan Laut dari Korps Marinir.


Pasca bencana alam yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, lumpur tebal masih menutup lantai kelas, selasar, hingga halaman sekolah. Kondisi tersebut menggerakkan Prajurit Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodaeral II untuk turun langsung membantu pemulihan, Jumat (2/1/2026).


Dengan penuh semangat, para prajurit bersama personel Kodaeral II bahu-membahu mengeruk dan membersihkan lumpur yang menghambat aktivitas pendidikan. Fokus utama diarahkan pada ruang kelas, teras sekolah, serta area sekitar agar kembali bersih, aman, dan layak digunakan.


Aksi kemanusiaan ini dilakukan agar anak-anak di Tukka tidak terlalu lama kehilangan haknya untuk belajar. Bagi para prajurit, membersihkan sekolah bukan sekadar menjalankan tugas negara, tetapi wujud kepedulian nyata terhadap masa depan generasi penerus bangsa.


Langkah tersebut sejalan dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan bahwa TNI AL harus selalu hadir di tengah masyarakat sebagai solusi, terutama saat rakyat menghadapi masa-masa sulit pascabencana.


Kehadiran Korps Marinir TNI AL di Tapanuli Tengah menjadi bukti komitmen berkelanjutan TNI AL dalam misi kemanusiaan. Hingga kini, personel dan berbagai bentuk bantuan terus disiagakan di sejumlah titik terdampak bencana, demi mempercepat pemulihan dan memastikan masyarakat tidak merasa sendirian.

Jalesveva Jayamahe

(Dispen Kodaeral II Padang)

 
Top