Batam-kupaspost.com-
Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam (Lapas Kelas IIA Batam) melalui Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) menggelar berbagai kegiatan keagamaan guna memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan.


Tak sekadar rutinitas tahunan, Ramadan dimaknai sebagai momentum hijrah bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri. Salah satu program unggulan yang digelar adalah pesantren kilat yang menghadirkan ustaz dari Kementerian Agama (Kemenag).


Kepala KPLP, Andre, menyampaikan bahwa sekitar 30 santri binaan aktif mengikuti pesantren kilat dengan agenda ceramah harian serta pembinaan rohani.
“Setiap hari ada tausiah dari ustaz Kemenag. Kegiatan ini bertujuan memperdalam pemahaman agama sekaligus menumbuhkan kesadaran moral warga binaan,” ujar Andre, saat berbincang bincang santai bersama awak media, Rabu (4/2/2026).


Tak hanya fokus pada materi keagamaan, pihak lapas juga melakukan penataan ulang kamar santri agar lebih nyaman dan kondusif untuk beribadah. Menjelang berbuka puasa, makanan telah disiapkan di kamar santri sebelum dibawa ke masjid untuk buka puasa bersama.


Sementara itu, pelaksanaan salat Tarawih dilakukan secara bergilir di tiap blok hunian demi menjaga ketertiban dan keamanan. Setiap malam, sedikitnya 200 warga binaan mengikuti Tarawih, termasuk sekitar 60 orang dari kamar lansia yang tetap difasilitasi beribadah sesuai kondisi kesehatan mereka.


Andre menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan Ramadan merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Ramadan menjadi momen introspeksi diri. Harapannya, saat mereka kembali ke masyarakat, para warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih religius,” tutup Andre.

(Abrol)


 
Top