Padang-kupaspost.com-
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyambut kedatangan para tamu dan delegasi International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang tiba di provinsi Sumatera Barat di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (3/6). Penyambutan tersebut merupakan bentuk dukungan KAI terhadap penyelenggaraan agenda internasional yang mengangkat kekayaan literasi, budaya, dan sejarah Minangkabau.


IMLF ke-4 tahun 2026 mengusung tema “Jam Gadang, Detak Jantung Ibukota” dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kegiatan yang berlangsung sepanjang Juni 2026 ini terbagi dalam dua kelompok utama, yaitu kegiatan literasi pada 3–7 Juni 2026 serta kegiatan seni, budaya, dan sejarah pada 7–21 Juni 2026.


Festival yang diselenggarakan bekerja sama dengan Yayasan Satu Pena Sumatera Barat tersebut diikuti sekitar 250 delegasi dari 36 negara. Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang mengangkat tema sejarah, ekonomi kreatif, pariwisata, sosial, pendidikan, tata kota, sastra, budaya, dan adat Minangkabau. Beragam agenda tersebut menjadi sarana untuk menggali sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Minangkabau selama satu abad perjalanan Jam Gadang.


Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau, para delegasi mendapatkan sambutan khas budaya Minangkabau yang telah dipersiapkan oleh panitia bersama KAI Divre II Sumbar. Rangkaian penyambutan meliputi pertunjukan tari tradisional, pembacaan puisi, penyajian kuliner khas Minangkabau, edukasi singkat mengenai perkeretaapian di Sumatera Barat, hingga sesi foto bersama di atas Kereta Minangkabau Ekspres bersama awak kereta api sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Bukittinggi.


Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa KAI mendukung penuh penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang sebagai momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat internasional.


“Kehadiran delegasi dari berbagai negara menjadi kebanggaan bagi Sumatera Barat. KAI Divre II Sumbar siap memberikan dukungan selama pelaksanaan rangkaian kegiatan IMLF dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai destinasi budaya, literasi, dan pariwisata yang mendunia,” ujar Lutfi Wijaya.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa partisipasi KAI dalam menyambut para delegasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif bagi daerah.


“KAI Divre II Sumbar merasa bangga dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan International Minangkabau Literacy Festival 2026. Kehadiran para delegasi dari berbagai negara merupakan momentum penting untuk memperkenalkan budaya Minangkabau sekaligus layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan di Sumatera Barat,” ujar Reza.


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat rapat koordinasi persiapan kegiatan di Rumah Dinas Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan IMLF ke-4 dan rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang, termasuk KAI Divre II Sumbar yang turut berperan dalam menyambut kedatangan para delegasi dan tamu undangan.


“IMLF dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang merupakan momentum bersejarah bagi Kota Bukittinggi untuk memperkenalkan kekayaan budaya, literasi, dan nilai-nilai Minangkabau kepada masyarakat dunia. Kehadiran delegasi dari 36 negara menjadi kehormatan sekaligus peluang untuk memperkuat jejaring budaya dan pariwisata internasional. Kami berharap mereka mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berada di Bukittinggi dan Sumatera Barat,” ujar Ramlan Nurmatias.


Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4, Sastri Bakry, yang menilai dukungan KAI Divre II Sumbar menjadi bagian penting dalam menyukseskan pelaksanaan festival tahun ini.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar atas dukungan dan sambutan yang diberikan kepada para delegasi IMLF ke-4. Kehadiran KAI memberikan pengalaman yang nyaman dan berkesan bagi para tamu dari berbagai negara yang datang ke Sumatera Barat. Sinergi ini menjadi wujud kolaborasi yang baik dalam menyukseskan IMLF dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang,” ungkap Sastri Bakry.


Salah seorang delegasi yang hadir, Duta Besar Bosnia dan Herzegovina, Armin Limo, mengungkapkan apresiasinya terhadap sambutan yang diterimanya serta perkembangan transportasi perkeretaapian di Indonesia.


“My name is Armin Limo, Ambassador of Bosnia and Herzegovina. I am truly honored and delighted to be here, and I would like to thank everyone for the warm welcome and hospitality I have received since my arrival. It is a pleasure to attend the International Minangkabau Literacy Festival and join fellow members of the diplomatic corps in this important event. I once had the opportunity to experience the Jakarta–Bandung High-Speed Railway, which was truly remarkable. The journey was comfortable, modern, and efficient, and I can confidently say it was one of the best train experiences I have ever had. Coming from Bosnia and Herzegovina, where we do not yet have railway services of this speed and quality, I was genuinely impressed by Indonesia’s railway development. I look forward to participating in the festival and learning more about the culture and achievements of this wonderful region,” jelas Armin Limo.


Kesan positif juga disampaikan oleh salah seorang delegasi asal Australia, May, yang mengapresiasi pemilihan Stasiun BIM sebagai lokasi penyambutan peserta festival.


“I am originally from Vietnam and currently reside in Australia. I am very pleased to be part of the International Minangkabau Literacy Festival (IMLF). Holding the welcoming event at Padang Railway Station is a wonderful idea, as it not only highlights one of the city’s iconic public spaces but also attracts the attention of the wider community. I believe this festival will strengthen cultural connections, promote literacy, and create meaningful exchanges of ideas among participants from different countries and backgrounds. I am truly enjoying my time here. The atmosphere is welcoming, and the venue provides a memorable experience for all delegates,” ujar May.


Melalui dukungan terhadap penyelenggaraan IMLF ke-4 dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional yang berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata, pelestarian budaya, peningkatan literasi, serta pertumbuhan ekonomi daerah. KAI berharap kolaborasi ini semakin memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi budaya dan literasi dunia, sekaligus mendorong peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Ranah Minang.


Salam

Reza Shahab

Humas Divre II Sumbar


(***)

 
Top