Batam-kupaspost.com- Aktivitas bongkar muat barang pada malam hari di kawasan Dapur Tiga, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai keberangkatan sebuah kapal menuju Dompak, Tanjungpinang, yang diduga mengangkut muatan dalam jumlah besar tanpa dilengkapi dokumen pelayaran dan dokumen muatan yang semestinya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini dari sumber di lapangan, kegiatan bongkar muat berlangsung pada malam hari dan melibatkan sejumlah pihak di sekitar lokasi. Setelah proses pemuatan selesai, kapal tersebut dilaporkan langsung bertolak menuju wilayah Dompak.
"Proses muat barang berlangsung sekitar satu jam, kemudian kapal berangkat menuju Dompak," ujar sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Sumber tersebut menyebutkan muatan yang diangkut diduga berupa karpet dan sejumlah barang lain yang menyerupai balpres dengan volume yang diperkirakan setara dua truk Fuso. Namun demikian, informasi mengenai jenis, asal-usul, maupun tujuan akhir barang tersebut hingga kini belum dapat diverifikasi secara independen.
Yang menjadi perhatian adalah adanya dugaan bahwa kapal tersebut tidak dilengkapi Surat Izin Berlayar (SIB) maupun manifest muatan. Kedua dokumen tersebut merupakan bagian penting dalam aktivitas pengangkutan barang melalui jalur laut sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila informasi tersebut terbukti benar, kondisi itu berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap lalu lintas barang antarpulau, khususnya pada jalur perairan yang relatif minim aktivitas pengawasan pada malam hari.
Sejumlah pihak menilai perlunya pengawasan yang lebih optimal guna memastikan seluruh aktivitas pengangkutan barang berjalan sesuai prosedur administrasi dan ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak Syahbandar, aparat kepolisian, serta instansi terkait lainnya mengenai legalitas kapal, kelengkapan dokumen pelayaran, status muatan, dan mekanisme pengawasan di jalur perairan Dapur Tiga menuju Dompak.
Media ini akan memberikan ruang yang sama kepada seluruh pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi maupun penjelasan lebih lanjut atas informasi yang beredar.
(Zul/abrol)
