Batam-kupaspost.com-
Pasca pelaksanaan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub), Ikatan Keluarga Besar Lombok (IKBAL) Kota Batam resmi mengawali babak baru kepengurusan. Ketua Umum IKBAL Kota Batam terpilih, Saipul Bahri, menegaskan komitmennya untuk segera merangkul seluruh elemen warga asal Lombok yang tersebar di wilayah Batam dan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Langkah konsolidasi tersebut mulai direalisasikan melalui kegiatan silaturahmi rutin warga IKBAL di Kecamatan Nongsa pada Minggu (1/11/2026). Momentum ini mempertemukan warga dari empat kelurahan sekaligus, yakni Kabil, Batu Besar, Sambau, dan Ngenang.

Dalam wawancara khusus usai kegiatan tersebut, Saipul Bahri mengungkapkan bahwa agenda konsolidasi organisasi menjadi prioritas utamanya demi menjaga keutuhan paguyuban.

"Pasca-Mubeslub ini adalah saatnya kita merajut kembali persatuan. Kami tidak ingin ada sekat-sekat. Kegiatan rutin di Nongsa ini menjadi langkah awal kami untuk merangkul dan menyatukan seluruh elemen keluarga besar Lombok di Batam," ujar Saipul Bahri kepada awak media.

Ia menambahkan, forum silaturahmi di tingkat kecamatan bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ruang interaksi untuk saling mengenal dan mendukung antarwarga tanpa memandang asal kelurahan maupun latar belakang sosial.
"IKBAL ini bukan milik satu kelompok atau milik satu kelurahan saja. Ini adalah rumah bersama bagi seluruh warga Lombok, baik yang berada di Kota Batam maupun Kepulauan Riau secara umum," tegasnya.

Menurut Saipul, konsolidasi yang dimulai dari Kecamatan Nongsa ini akan terus digulirkan secara intensif ke seluruh kecamatan di Kota Batam. Langkah ini diambil untuk memastikan semangat persatuan dapat dirasakan hingga ke tingkat basis.

"Mulai dari Nongsa, gerakan silaturahmi dan konsolidasi ini akan berlanjut ke kecamatan-kecamatan lainnya. Target kami jelas: membangun marwah organisasi dan merajut kebersamaan secara berkesinambungan," lanjut Saipul.

Menutup wawancaranya, Saipul Bahri menyampaikan pesan persaudaraan yang mendalam dengan mengutip falsafah kebudayaan Lombok, Pade papah, pade angen, yang berarti satu hati, satu rasa, dan satu tujuan.

"Mari kita teguhkan prinsip pade papah, pade angen—satu hati, satu tujuan, dan satu persaudaraan. IKBAL hadir untuk merangkul dan melayani seluruh saudara-saudara kita," pungkasnya.

(***)

 
Top