Payakumbuh - Kupas-news.com -  Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Payakumbuh pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh bersama Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Payakumbuh Selatan, Sosialisasikan upaya peningkatan partisipasi pemilih dimasa pandemi Covid-19 kepada Niniak Mamak dan RW se-Kecamatan Payakumbuh Selatan di Aula Kantor Camat Payakumbuh Selatan, Sabtu (05/09).


Komisioner KPU Kota Payakumbuh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Ade Jumiarti Marlia mengatakan, seperti yang diketahui sekarang masih dalam keadaan pandemi tentu akan menjadi tantangan yang sangat berat untuk meningkatkan partisipasi pemilih mengingat pemahaman masyarakat yang masih beragam tentang bahaya Covid-19.


"Melalui sosialisasi ini kita harapkan Niniak Mamak dan RW bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa kami dipihak penyelenggara selalu menerapkan protokol kesehatan disetiap tahapan, dan juga melakukan pengecekan Covid-19 secara berkala," katanya.


Bahkan untuk pemilihan mendatang Ade menyampaikan bahwa disetiap TPS akan disediakan kelengkapan protokol kesehatan untuk pemilih demi melindungi pemilih dan penyelenggara agar nantinya partisipasi pemilih dapat meningkat.


"Di TPS akan kita sediakan masker, sabun cuci tangan, hand sanitazier, serta pengukuran suhu tubuh untuk pemilih, jadi kepada pemilih jangan terlalu khawatir karena TPS juga akan disterilkan secara berkala," ucapnya.


Mengingat hal yang demikian Ade mengharapkan partisipasi pemilih di Kota Payakumbuh bisa diatas target Nasional 77,5 persen yang mana di pemilihan Gubernur 2015 lalu dikisaran 58,65 persen.


"Peran serta tokoh masyarakat sangat kita harapkan dalam hal ini, semoga partisipasi pemilih kita bisa meningkat dimasa new normal ini," imbuhnya.


Senada dengan itu Camat Payakumbuh Selatan yang diwakili Sekretaris Camat Joni S mengatakan bahwa hak pilih seseorang itu sangat menentukan nasib suatu daerah 5tahun kedepannya jadi jangan sampai ada masyarakat yang menyia-nyiakan hak pilihnya.


"Kita harapkan masyarakat kita bisa menyalurkan hak pilihnya karena pembangunan 5 tahun kedepan berdasarkan hasil dari pemilihan sekatang," ujarnya.


Walaupun target nasional partisipasi pemilih tahun 2020 77,5 persen tapi Kecamatan Payakumbuh Selatan menargetkan 90 persen masyarakat akan menyalurkan hak pilihnya walaupun ditengan pandemi Covid-19.


Sementara itu Ketua PPK Payakumbuh Selatan Arief Budiman mengatakan tujuan mensosialisasikan kepada Niniak Mamak dan RW supaya partisipasi yang ditargetkan oleh pemerintah dapat tercapai bahkan bisa melampaui target.


"Sebagai pemangku adat dan pemuka masyarakat tentu mereka lebih didengarkan oleh masyarakat serta anak kemenakan mengingat di daerah kita adat istiadatnya masih kental," pungkasnya. (Humas)"


Payakumbuh - Kupas-news.com -  Untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Payakumbuh pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh bersama Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) Payakumbuh Selatan, Sosialisasikan upaya peningkatan partisipasi pemilih dimasa pandemi Covid-19 kepada Niniak Mamak dan RW se-Kecamatan Payakumbuh Selatan di Aula Kantor Camat Payakumbuh Selatan, Sabtu (05/09).


Komisioner KPU Kota Payakumbuh Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan Ade Jumiarti Marlia mengatakan, seperti yang diketahui sekarang masih dalam keadaan pandemi tentu akan menjadi tantangan yang sangat berat untuk meningkatkan partisipasi pemilih mengingat pemahaman masyarakat yang masih beragam tentang bahaya Covid-19.


"Melalui sosialisasi ini kita harapkan Niniak Mamak dan RW bisa menyampaikan kepada masyarakat, bahwa kami dipihak penyelenggara selalu menerapkan protokol kesehatan disetiap tahapan, dan juga melakukan pengecekan Covid-19 secara berkala," katanya.


Bahkan untuk pemilihan mendatang Ade menyampaikan bahwa disetiap TPS akan disediakan kelengkapan protokol kesehatan untuk pemilih demi melindungi pemilih dan penyelenggara agar nantinya partisipasi pemilih dapat meningkat.


"Di TPS akan kita sediakan masker, sabun cuci tangan, hand sanitazier, serta pengukuran suhu tubuh untuk pemilih, jadi kepada pemilih jangan terlalu khawatir karena TPS juga akan disterilkan secara berkala," ucapnya.


Mengingat hal yang demikian Ade mengharapkan partisipasi pemilih di Kota Payakumbuh bisa diatas target Nasional 77,5 persen yang mana di pemilihan Gubernur 2015 lalu dikisaran 58,65 persen.


"Peran serta tokoh masyarakat sangat kita harapkan dalam hal ini, semoga partisipasi pemilih kita bisa meningkat dimasa new normal ini," imbuhnya.


Senada dengan itu Camat Payakumbuh Selatan yang diwakili Sekretaris Camat Joni S mengatakan bahwa hak pilih seseorang itu sangat menentukan nasib suatu daerah 5tahun kedepannya jadi jangan sampai ada masyarakat yang menyia-nyiakan hak pilihnya.


"Kita harapkan masyarakat kita bisa menyalurkan hak pilihnya karena pembangunan 5 tahun kedepan berdasarkan hasil dari pemilihan sekatang," ujarnya.


Walaupun target nasional partisipasi pemilih tahun 2020 77,5 persen tapi Kecamatan Payakumbuh Selatan menargetkan 90 persen masyarakat akan menyalurkan hak pilihnya walaupun ditengan pandemi Covid-19.


Sementara itu Ketua PPK Payakumbuh Selatan Arief Budiman mengatakan tujuan mensosialisasikan kepada Niniak Mamak dan RW supaya partisipasi yang ditargetkan oleh pemerintah dapat tercapai bahkan bisa melampaui target.


"Sebagai pemangku adat dan pemuka masyarakat tentu mereka lebih didengarkan oleh masyarakat serta anak kemenakan mengingat di daerah kita adat istiadatnya masih kental," pungkasnya. (*)

 
Top