Drh. Erinaldi, MM (Baju Putih) Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, membagikan susu gratis ke salah satu pondok pesantren dan sekolah. Program ini guna meningkatkan imun tubuh para generasi muda bangsa, sekaligus membangkitkan perekonomian para peternak susu sapi perah. Sutan Malin Mudo



Sumbar, Kupas-news.com- Peduli pendidikan dimasa pandemi Covid-19, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Propinsi Sumatera Barat menggandeng dan bekerjasama dengan beberapa Kabupaten/kota memberikan dan membagikan susu gratis ke Pondok Pesantren (Ponpes) dan sekolah guna meningkatkan daya imun para siswa. 


Program ini sekaligus, program ini membatu para peternak susu sapi perah untuk pemulihan serta menjaga stabilitas perekonomian masyarakat.


Disampaikan oleh Kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Drh. Erinaldi, MM mengutarakan, program pembagian susu gratis ini yang bekerjasama dengan Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dan Kesehatan Hewan pada tiga Kabupaten dan Kota, diantaranya; Kabupaten Agam, Padang Pariaman dan Kota Padang Panjang.


" Sengaja program bantuan ini diluncurkan, selain meningkatkan imun tubuh para siswa dan santri digiatkan juga disarankan minum susu bagi Panti Asuhan, Pesantren-Pesantren  dan sekolah- sekolah juga menggairahkan stabilitas ekonomi para peternak," terang Drh. Erinaldi, MM


Kadis melanjutkan, pembagian susu segar ini akan diberikan kepada 3 wilayah meliputi, Kota Padang Panjang untuk delapan Pondok Pesantren/sekolah sebanyak 5.559 botol dengan kapasitas1 botol ukuran 250 ml. Kemudian,Kabupaten Padang Pariaman untuk delapan Pondok Pesantren/sekolah/panti Asuhan sebanyak 1.820 botol, kapasitas1 botol ukuran 250 ml.


Selanjutnya, Kabupaten Agam untuk dua puluh sembilan Pondok Pesantren/sekolah/panti Asuhan sebanyak 8.000 botol, kapasitas 1 botol ukuran 250 ml, pungkasnya.


Program bantuan susu ini diambil melalui Dana Insentif Daerah (DID) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2020 ini.


" Dimana sebelumnya bantuan susu ini sudah dibagikan ke Kab. Padang Pariaman dan Kab. Agam. Produksi susu yang dibagikan kepada pesantren-pesantren, sekolah-sekolah dan panti-panti asuhan berasal dari peternak sapi perah yang berada di 3 wilayah tersebut," beber Kadis.


Drh. Erinaldi, MM berharap kedepan semoga program serupa tetap berlanjut mengingat covid-19 masih ada, karena pandemi ini banyak terganggu kesehatan para generasi muda dan anak didik. Dalam hal ini gizi generasi muda yang masih dalam masa pendidikan tetap selalu dijaga dengan mengkonsumsi protein hewani. 

" Sejalan dengan itu peternakan di Sumatera Barat dan usaha-usaha pengolahan hasil peternakan tetap berjalan dengan baik dimana hal ini akan berdampak kepada pemulihan perekonomian masyarakat kembali membaik dimasa dan pasca pandemi Covid-19 ini," imbuh Kadis memaparkan.


Pembagian susu gratis tersebut secara simbolis pada tanggal 27 November 2020 dilakukan oleh Walikota Padang Panjang Fadly Amran. Wako membagikan bantuan susu kepada pesantren-pesantren, sekolah-sekolah dan panti-panti asuhan yang ada di Kota Padang Panjang. (hr1)

 
Top