Kondisi jalan rusak parah (bak genangan sawah) dan sangat membahayakan bagi pengendara yang melewati jalan ini. Jalan rusak sepanjang Simpang tiga Nagari Muaro Sakai menuju Nagari Tluk Amplu, Kec. Pancung Soal. Sutan Malin Mudo


MuaroSakai, Kupas-news.com- Jalan utama penghubung Nagari Muaro Sakai dengan Nagari Tluk Amplu, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selata rusak parah. Kondisi jalan Kabupaten yang rusak ada indikasi pembiaran dari pemerintah daerah setempat. Pasalnya, jalan akses utama menuju PT. Incasi Raya tersebut sudah bertahun-tahun seperti ini.


Joni (40th) warga setempat mengatakan, jalan ini sudah bertahun-tahun rusak parah seperti ini. Selain rusak, juga gelap dikala malam harinya. Takutnya nanti terjadi kecelakaan. Sebab, jika hujan air menggenangi lobang sehingga membahayakan bagi pengendara kususnya sepeda motor, terangnya kepada media ini, Sabtu (26/12/2020).


Ia melanjutkan, jalan yang rusak sepanjang dari simpang Nagari Muaro Sakai- Talaut sampai ke Nagari Tluk Amplu ini dibiarkan rusak begitu saja. Padahal, banyak orang penting, para pejabat bahkan anggota dewan melewati jalan tersebut, pungkas Joni.


" Saya tak abis pikir, anggota dewan di dapil 5 ini banyak, para pejabat sering lalu lalang masuk ke Incasi melewati jalan ini. Namun, tidak ada terniat baginya untuk memperbaiki jalan ini," ujarnya dengan nada kesal.


Anehnya lagi, lanjut Joni. Para pemimpin negri ini saling lempar tanggung jawab, ada yang mengatakan jalan Kabupaten bahkan ada juga mengatakan jalan nasional. Bagi kami rakyat awam, kurang mengetahui soal jalan tersebut. Kami hanya ingin, jalan ini segera di perbaiki ataupun diaspal, pintanya.


Jalan ini merupakan akses utama, banyak dan sering dilewati juga bagi anak-sekolah. Tapi, dengan kondisi seperti ini apakah menunggu korban jiwa baru diperbaiki, tegasnya.


Hal senada juga disampaikan Arie, saya rasa jalan ini sudah bertahun-tahun dibiarkan. Sedari kecil saya sampai saat ini kondisi jalan masih sama. Kemanakah para pemangku kepentingan dan anggota dewan di negri ini, ujarnya melihat jalan langsung ketika liburan kemaren.

" Anehnya, tahun berganti, anggota dewan dipilih bahkan bupatipun di ganti. Namun, jalan ini terus diabaikan. Apakah menunggu korban jiwa dulu baru bergerak?," tegasnya.


Sebagai putra daerah, kami meminta kepada pihak terkait, khususnya bagi anggota Dewan Dapil V agar bisa memperjuangkan skala prioritas untuk memperbaiki jalan ini. Negri kita ini kaya, namun ibarat tak berpenghuni dan tak ada orang yang peduli dengan kondisi ini, pinta Arie. (hr1)


 
Top