Batam-kupaspost.com- Aktivitas reklamasi di kawasan pesisir Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, menarik perhatian publik. Pengerjaan yang berlangsung di sekitar Pelabuhan Domestik Punggur dan berdekatan dengan Pelabuhan Kepri itu diduga belum dilengkapi informasi resmi yang dapat diakses masyarakat.
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin SE, menyatakan akan meninjau langsung lokasi tersebut untuk memastikan kejelasan proyek dimaksud. “Besok kita ke sana,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, merujuk pada rencana peninjauan pada Jumat pagi pukul 09.00 WIB.
Di lokasi, terlihat ratusan karung berisi material tanah tersusun di sepanjang bibir pantai. Hingga kini, belum terlihat papan informasi proyek yang biasanya memuat keterangan terkait pelaksana kegiatan maupun perizinannya.
Sejumlah warga sekitar mengaku belum mengetahui secara pasti status dan tujuan reklamasi tersebut. Mereka berharap ada penjelasan terbuka dari pihak terkait agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Selain itu, nelayan setempat mengeluhkan dampak yang dirasakan selama aktivitas berlangsung. Mereka menyebut kondisi air di sekitar lokasi menjadi lebih keruh sehingga memengaruhi aktivitas melaut dan hasil tangkapan.
Kawasan Pelabuhan Domestik Punggur sendiri merupakan salah satu akses transportasi laut penting di Kota Batam, sehingga setiap aktivitas pembangunan di sekitarnya diharapkan memperhatikan aspek legalitas, lingkungan, serta kepentingan masyarakat.
Peninjauan yang akan dilakukan DPRD Kepri diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai perizinan dan dampak kegiatan tersebut, sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Tim)
