Padang-kupaspost.com- Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Ulum tahun ini terbilang berbeda. Ketika peringatan berlangsung, dua pimpinan daerah datang ke pondok pesantren tersebut, Minggu (18/1/2026).
Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir nampak hadir di pondok pesantren yang berada di Jalan Pintu Angin Lori, RT 003 RW 003, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Kedatangan kedua pimpinan daerah itu menambah semarak peringatan Isra Mi'raj di ponpes tersebut
"Tentunya kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ponpes Darul Ulum yang konsisten menjadi benteng pendidikan moral dan agama di Kota Padang," ucap Fadly Amran saat berpidato di depan undangan yang hadir.
Fadly Amran menekankan, peringatan Isra Mi'raj bukan sekadar ritual tahunan. Tetapi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya mendirikan salat sebagai tiang agama dan fondasi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
"Masjid harus kita jadikan pusat peradaban Islam sesuai dengan program unggulan 'smart surau' dan 'subuh mubarokah', kedua program ini bertujuan mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pembinaan generasi muda, meneladani konsep pendidikan Islam," ungkap Wali Kota.
Sisi lain, Fadly Amran menyinggung tentang lonjakan partisipasi siswa sekolah di kegiatan subuh berjamaah. Menurutnya, hingga saat ini sekitar 25 ribu siswa SD dan SMP rutin datang ke masjid untuk melaksanakan salat subuh berjamaah.
"Alhamdulillah, dari yang awalnya hanya 3.000 hingga 5.000 anak, kini tercatat sekitar 25.000 siswa SD dan SMP meramaikan masjid di waktu subuh. Ini hampir sepertiga dari total siswa di Padang," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir turut menyampaikan apresiasi atas dukungan program "smart surau". Menurutnya program ini telah menggaungkan "kembali ke surau" secara massif di tengah masyarakat.
"Ini merupakan 'cita-cita besar' untuk memakmurkan masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi sebagai sentra pendidikan dan pembangunan umat," ungkap Maigus.
Semangati Daerah Terdampak Bencana.
Lubuk Minturun merupakan salah satu daerah terdampak bencana banjir. Daerah sepanjang aliran sungai Air Dingin itu dihondoh air sungai yang sangat deras pada 28 November 2025 lalu.
Saat pelaksanaan Peringatan Isra Mi'raj di Ponpes Darul Ulum, Wali Kota Fadly Amran sempat menyemangati korban bencana. Menurutnya, pemerintah pusat terus berkomitmen untuk membangun hunian bagi korban bencana.
"Kita sedang mengusahakan solusi di pascabencana ini," ujarnya.
Fadly berpesan kepada warga sekitar, apabila air masih keruh atau ada yang kekurangan air, agar segera melapor ke perangkat pemerintahan di kecamatan dan kelurahan.
"Kami siap mengirimkan bantuan air tangki sebagai solusi sementara sembari menunggu perbaikan sistem selesai," sebut Fadly.
Peringatan Isra Mi'raj di Ponpes Darul Ulum tidak saja dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. Akah tetapi juga hadir Ketua MTI Jaho Padangpanjang, keluarga besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), Camat Koto Tangah, Lurah Lubuk Minturun dan lainnya.
Peringatan Isra Mi'raj diisi dengan tausiyah agama yang mengupas hikmah perjalanan Isra Mi'raj dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan Kota Padang dan kemajuan pendidikan Islam.(Defri / Charlie)
